Halo Sobat Siucok! Barisan pertahanan Timnas Indonesia rasanya makin sulit ditembus dengan hadirnya tembok kokoh berpengalaman dari Benua Biru yang satu ini. Ya, dialah Kevin Diks, pemain serbabisa yang nggak cuma jago bertahan, tapi juga sering bikin assist mematikan saat membantu serangan. Mengusung nama marga dari Indonesia Timur, kiprahnya di lapangan hijau selalu sukses bikin bangga. Buat kamu yang pengen kenal lebih dekat dengan pilar andalan lini belakang Skuad Garuda ini, yuk kita bedah profil dan perjalanan kariernya di artikel Biografi berikut!
Latar Belakang dan Darah Maluku
Lahir dengan nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy pada tanggal 6 Oktober 1996 di Apeldoorn, Belanda, bek tangguh ini ternyata memiliki ikatan darah Indonesia yang sangat kental dari pihak ibu yang berasal dari Ambon, Maluku. Untuk mengasah bakat sepak bolanya sejak usia dini, Kevin menimba ilmu secara serius di akademi Vitesse Arnhem, salah satu klub ternama di kasta tertinggi sepak bola Belanda, di mana ia digembleng secara taktik dan fisik hingga akhirnya berhasil menembus skuad utama saat usianya masih sangat muda.
Melanglang Buana di Berbagai Kompetisi Elite Benua Biru
Perjalanan karier profesional pria berusia 29 tahun ini di Eropa bisa dibilang sangat mengesankan dan penuh pengalaman berharga, karena ia tak hanya bersinar di Liga Belanda bersama Vitesse dan Feyenoord, tapi juga pernah mencicipi kerasnya taktik Liga Italia Serie A bersama Fiorentina dan Empoli. Puncak kematangan kariernya justru bersinar paling terang saat ia bergabung dengan klub raksasa Denmark, FC Copenhagen, tempat di mana ia menjadi pilar tak tergantikan di lini pertahanan dan rutin tampil memukau saat menghadapi klub-klub elite dunia di ajang bergengsi sekelas Liga Champions UEFA.
Fleksibilitas Luar Biasa Sebagai Bek Modern
Berbicara soal atribut dan gaya bermainnya di atas lapangan hijau, pemain yang berprofesi sebagai pesepak bola ini dikenal luas sebagai sosok bek modern yang dianugerahi kelebihan berupa fleksibilitas posisi yang sangat luar biasa. Kemampuannya yang sama solidnya saat ditugaskan sebagai bek kanan, bek tengah, maupun wing back, membuatnya menjadi “kartu as” bagi pelatih mana pun untuk meracik strategi, apalagi ia dibekali akurasi umpan silang yang tajam serta insting mencetak gol yang cukup tinggi untuk ukuran seorang pemain bertahan.
Menjadi WNI
Memiliki nama Bakarbessy yang selalu mengingatkannya pada akar leluhurnya, panggilan jiwa untuk membela tanah air keluarga besarnya akhirnya membawa Kevin Diks mantap merampungkan proses naturalisasi demi bisa mengenakan seragam berlambang Garuda. Kehadirannya di skuad Tim Nasional Indonesia langsung memberikan dampak instan yang luar biasa, menyuntikkan mentalitas Eropa, ketenangan tingkat tinggi, dan leadership yang sukses membuat barisan pertahanan kita makin solid, sulit ditembus lawan, dan siap bersaing di kancah sepak bola Asia.

