siucok.com – Perusahaan eksplorasi luar angkasa, SpaceX, kembali mencatatkan kelancaran operasi peluncurannya. Melalui misi berbagi tumpangan (rideshare) bertajuk Transporter-15, SpaceX resmi meluncurkan puluhan satelit kecil dan pesawat angkasa menuju orbit sinkronisasi matahari (sun-synchronous orbit).
Peluncuran berskala besar ini dilaksanakan pada Jumat (28/11/2025) waktu setempat, bertempat di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California, Amerika Serikat.
Mengangkut 140 Satelit dalam Satu Perjalanan
Berdasarkan laporan operasional, misi Transporter-15 ini kembali mengandalkan roket Falcon 9. Dalam peluncuran kali ini, roket tersebut mengemban tugas berat dengan membawa total 140 satelit sekaligus
Konsep misi berbagi tumpangan ini merupakan strategi SpaceX untuk memfasilitasi berbagai institusi maupun perusahaan yang ingin mengorbitkan satelit berukuran kecil. Dengan memberangkatkan banyak muatan dalam satu kali peluncuran, proses pengiriman satelit ke luar angkasa menjadi jauh lebih efisien, baik dari segi biaya maupun waktu operasional.
Sempat Mengalami Penundaan Jadwal
Keberhasilan peluncuran pada akhir November tersebut sekaligus menuntaskan agenda yang sebelumnya sempat bergeser. Awalnya, peluncuran roket Falcon 9 untuk misi Transporter-15 ini ditargetkan untuk mengangkasa pada 19 November 2025.
Meskipun harus mengalami penundaan selama kurang lebih sembilan hari dari target awal, operasional peluncuran akhirnya berjalan sukses. Roket Falcon 9 berhasil lepas landas tanpa kendala teknis yang berarti dan menempatkan seluruh muatan satelit tersebut ke orbit yang telah ditentukan.

